BREAKING NEWS
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 05 Maret 2016

Tips Mencegah Perut Buncit bagi Wanita

Tips Mencegah Perut Buncit bagi Wanita

Mencegah Perut Buncit bagi Wanita
Untuk urusan penampilan tidak ada yang bisa membantah jika kaum wanitalah yang memang jauh lebih memperhatikan penampilannya. Salah satu masalah yang menjadi kekhawatiran besar dari kaum wanita adalah ukuran pinggangnya. Masalah perut buncit tentu menjadi masalah yang serius bagi penampilan Anda, tapi tunggu dulu selain bisa membuat penampilan Anda tidak menarik perut yang buncit ternyata juga menyebabkan masalah kesehatan yang serius seperti diabetes, stroke, jantung bahkan kematian. Namun, Anda tidak perlu khawatir ladies, untuk mencegah perut buncit Anda bisa melakukannya dengan beberapa cara. Salah satunya adalah memulai kebiasaan sehat dan menghindari kebiasaan buruk. Apa saja kebiasaan yang boleh dan tidak boleh Anda lakukan untuk mencegah perut buncit bagi wanita? berikut ulasannya.
Mencegah Perut Buncit bagi Wanita
Perhatikan pola makan
Pola makan yang buruk adalah salah satu penyebab perut menjadi buncit. Nah, ladies untuk mencegahnya maka tentu Anda harus membiasakan pola makan yang sehat. Mulai sekarang hentikan kebiasaan makan terlalu larut malam karena hal tersebut dapat mengganggu pencernaan makanan yang Anda konsumsi. Satu lagi, sebaiknya Anda juga tidak melampiaskan tekanan yang Anda alami dalam pola makan Anda, karena hal tersebut membuat Anda kesulitan untuk makan berlebihan yang tentunya menyebabkan perut Anda membuncit. Untuk makan malam sebaiknya Anda tidak mengkonsumsi makanan dalam porsi besar dan pastikan Anda tidur minimal 3 jam setelah makan.

Berhenti minum minuman yang berkarbonasi
Seperti yang dilansir dari salah satu media ternama tanah air, minuman berkarbonasi atau minuman bersoda (termasuk soda diet) ternyata juga bisa membuat perut Anda membuncit. Bahkan dari hasil penelitian wanita yang rutin minum minuman bersoda setiap hari nyatanya dapat menyebabkan perut membuncit dua sampai tiga kali lebih cepat. Nah, untuk mencegahnya sebaiknya Anda memilih meminum minuman yang lebih sehat seperti jus buah atau air putih.

Penuhi asupan protein
Asupan protein juga dapat membantu Anda mencegah perut buncit, pasalnya asupan protein yang cukup ternyata dapat membantu Anda mencegah nafsu makan yang berlebihan akibat laju hormon yang tidak terkontrol. Nah, jika Anda bisa mencegah makan berlebih maka tentu sistem pencernaan Anda lebih maksimal dan tentu juga mencegah penumpukan lemak di perut Anda.

Tidur teratur
Pola tidur yang buruk ternyata juga termasuk sebagai salah satu penyebab masalah penumpukan lemak di perut. Menurut para pakar orang dewasa membutuhkan setidaknya 6-8 jam tidur pada malam hari. Saat waktu tidur tersebut tidak terpenuhi maka hormon stres Anda akan meningkat yang akan mendorong nafsu makan Anda menjadi buas! Nah, untuk mencegahnya peningkatan hormon stres tersebut maka sebaiknya Anda tidur yang cukup setiap malamnya.

Sumber : segiempat.com

Rabu, 02 Maret 2016

Ini Dia Perbandingan Air Mineral dengan Jus Buah, Manakah Yang Lebih Baik?

Ini Dia Perbandingan Air Mineral dengan Jus Buah, Manakah Yang Lebih Baik?

Perbandingan Air Mineral dengan Jus Buah
Perbandingan air mineral dengan jus buah, manakah yang lebih baik?Saat ini banyak sekali promosi jus buah siap minum. Lalu, bagaimana jika kita tidak suka menambahkan gula pada minuman yang akan kita konsumsi? Atau bahkan lidah kita merasa tidak suka dengan rasa manis?

Dan bagaimana jika kita hanya menyukai air mineral, apakah kita akan merasa dirugikan? Tentu tidak, karena para ahli kesehatan menyebutkan jika air minum mempunyai manfaat lebih besar daripada jus buah. Tetapi ingat, jika kita sedang menjalankan program diet, sebelum kita mengatakan selamat tinggal pada jus buah kita perlu makanan yang seimbang seperti salad dan makanan yang banyak mengandung vitamin, mineral, protein dan karbohidrat.

Bila kita bisa menyediakan semua nutrisi yang diperlukan tubuh yang terdapat dalam buah-buahan, maka kita bisa meninggalkan jus buah begitu saja dan lebih memperbanyak minum air mineral untuk hidrasi dan menghilangkan racun dalam tubuh.

Berikut merupakan perbandingan air mineral dengan jus buah sebagaimana dikutip Boldsky, baru-baru ini.

Kalori
Saat air tidak mempunyai kalori, Anda tidak usah cemas dengan berat badan. Kebanyakan dari jus buah mempunyai kalori yang banyak. Tapi ingat, jus buah bisa dikatakan sehat bila kita mengkonsumsinya tanpa menambahkan gula.

Gula
Air tidak mengandung gula tambahan, tetapi jus buah banyak mengandung gula yang bisa menimbulkan kenaikan gula darah. Buah-buahan yang alami di dalamnya terkandung banyak gula. Jika Anda ingin mengkonsumsi jus buah, sebaiknya buat sendiri di rumah dan jangan tambahkan gula.

Hidrasi
Hidrat dalam air lebih bagus daripada jus buah. Dalam jus buah pun mengandung hidrat, tetapi lebih baik hidrat yang terkandung dalam air mineral. Jika dibandingkan, hidrat dalam air mineral dengan hidrat dalam jus buah, tentu saja hidrat dalam air mineral yang akan unggul.

Racun
Meskipun jus buah dapat menimbulkan adanya racun dalam tubuh, jangan khawatir, karena air bisa mencuci dengan bersih semua racun yang terdapat dalam tubuh.

Terjangkau
Air tentunya lebih terjangkau dibandingkan dengan jus atau yang lainnya. Tetapi kita perlu memastikan bahwa kita telah mempunyai asupan nutrisi yang baik untuk tubuh dari makanan yang kita makan jika kita ingin mengurangi mengkonsumsi jus buah.

Tidak ada persiapan
Mengkonsumsi jus buah membutuhkan usaha yang lumayan menyita waktu, tetapi mengkonsumsi air mineral kita hanya membutuhkan waktu yang singkat dan kita sudah bisa meminumnya.

Air bersih
Air yang murni bisa membuat badan kita merasa lebih segar dan stabil. Walaupun jus buah juga bisa membuat badan kita merasa segar dan stabil, tapi air murni lebih baik.
Nah itulah beberapa perbandingan air mineral dengan jus buah. Perbanyaklah minum air mineral, pastikan kita meminumnya 8 gelas dalam sehari atau sesuai dengan kebutuhan kita masing-masing.

Sumber : Rancahpost.co.id

Jumat, 26 Februari 2016

7 Langkah Cara Cuci Tangan Menurut WHO

7 Langkah Cara Cuci Tangan Menurut WHO

Ilustrasi wikihow.com
Mencuci tangan itu mudah anakku!!, kata seorang ibu kepada anaknya. Terdapat berbagai jenis kuman ditelapak tangan manusia, menurut penelitian kuman pada keyboard komputer lebih banyak daripada kuman pada tempat duduk toilet, artinya tangan lebih banyak berinteraksi dengan kuman dibandingkan anggota tubuh lainnya.

Kebiasaan mencuci tangan sangat penting untuk di terapkan oleh keluarga agar keluarga kita terhindar dari berbagai macam penyakit yang disebabkan oleh kuman tersebut. Keluarga kecil kami melakukannya dan anak kami yang berumur 2 tahun selalu meminta cuci tangan sebelum dan sesudah makan, setelah bermain ataupun mau tidur atau kapanpun ketika diya merasa tangannya sudah kotor dan perlu dicuci, terlepas ia mencucinya dengan bermain air kami sudah sangat senang melihat perkembangannya yang selalu ingin bersih.

Pada dasarnya mencuci tangan bukan hanya sekedar membasahi tangan saja, namun juga harus kita ketahui bagaimana cara mencuci tangan dengan benar. Mengapa kita harus cuci tangan dengan benar?? Karena kuman tidak mudah mati atau hilang jika hanya dengan membasahi tangan dengan air saja, ingat kuman sangat mudah untuk berkembang biak. Oleh karena itu ikutilah 7 langkah mencuci tangan dengan benar menurut WHO sebagai berikut:
  • Gosok kedua telapak tangan bersama menggunakan sabun anti bakteri
  • Gosok punggung tangan keduanya
  • Buka telapak tangan kemudian gosok selah jari jari satu persatu
  • Kemudian balikkan telapak tangan besikan sela – sela punggung jari jemari bergantian.
  • Gosok ibu jari dengan cara melingkar satu arah mengikuti daerah antara jari telunjuk dan ibu jari lakukan bergantian kepada kedua tangan.
  • Gosok ujung jari pada telapak tangan dan lakukan bergantian pada kedua tangan
  • Gosok  pergelangan tangan secara berputar lakukan juga pada keduanya

Selesai…. kemudian bilaslah dengan air yang mengalir.

Jika belum jelas lihat kembali pada gambar. Mencuci tangan menggunakan sabun anti bakteri berbentuk batang ataupun cair sangat dianjurkan. Tidak dianjurkan menggunakan sabun cuci karena sifatnya yang keras terhadap kulit.

Mari ubah gaya hidup kita menjadi gaya hidup sehat. Demi generasi yang lebih baik mari kita mulai dari hal yang terkecil dan saat ini juga, selamat mencoba.

Sumber : Aladokter.com

14 Tips Mengatasi Anak Susah Makan

14 Tips Mengatasi Anak Susah Makan

Ilustrasi satumedia.net
Suatu fenomena yang kerap terjadi pada anak-anak, yaitu susah makan. Jika anak susah makan, makan apapun tidak mau, serba salah, hanya ingin makan satu jenis makanan saja atau bahkan tidak ingin makan sama sekali. Berbagai cara mengatasi anak susah makan pun telah dilakukan, namun kenapa tak berhasil juga.

Jika kondisinya demikian, maka perlu evaluasi jangan-jangan cara yang bunda terapkan kurang tepat sehingga perlu perbaikan. Berikut kami sajikan beberpa tips mengatasi anak susah makan.

14 Tips Mengatasi Anak Susah Makan :

#1 Ketika anak susah makan ibarat di medan perang
Kebanyakan orang tua, dalam memberikan makan kepada anak ibarat seperti sedang dalam pertempuran di medan perang “GALAK”, terkadang cukup sulit mengajak anak untuk makan. Maka kita sebagai orang tua harus tetap sabar dan konsisten dalam mengajak dan memberikan makan anak. Jangan membuat anak trauma untuk makan.

#2 Jangan sepelekan jika anak susah makan
Apabila berat badan mereka turun secara dramatis dan tidak berkembang karena susah makan maka mereka harus mendapatkan gizi yang diperlukan. sebagai orang tua, agar anak dapat makan dengan baik sesuai gizi dan umurnya maka orang tua harus bertekad dengan kuat, agar mereka tidak akan kelaparan. Memiliki aturan makan bersama. Buat persetujuan dengan pasangan anda tentang aturan makan, sehingga anak tidak bingung menerima pesan tentang kebiasaan makan bersama.

#3 Buatlah makanan yang sehat dan tepat waktu
Tips mengatasi anak susah makan selanjutya yaitu memberi mereka makanan ringan yang sehat dan minum, pada waktu yang telah ditetapkan. dampingi anak-anak anda makan secara rutin dengan penuh perhatian, sehingga ia tidak terlepas dari anda. Jika anda mengatakan jam makan malam pukul 20.00, maka tepatilah pukul 20.00 tersebut, bukan pukul 21.00.

#4 Bereksperimen
Buatlah makanan yang bervariasi, sehingga mereka mendapatkan gizi yang seimbang. Dan jika anda memberi makanan yang baru dan mereka tidak menyukainya maka janganlah hal tersebut membuat anda marah. Cobalah lagi di waktu yang lain.

#5 Libatkan mereka
Buatlah pizza bersama sama dengan anak Anda. Untuk meningkatkan asupan gizi yang bersumber dari sayuran dan buah-buahan maka libatkan lah mereka dalam memilih topping dari sayuran yang tersedia. Setelah makanan yang dibuat bersama dengan anak sudah jadi, maka anak biasanya akan bersemangat mencicipi hasil kerja kerasnya.

#6 No Televisi saat makan!
Selalu ciptakan suasana tenang dan nyaman saat makan, makanlah di atas meja tanpa televisi dan radio dan jauh dari lalu lalang orang-orang lewat.

#7 Berikan batasan untuk porsi makan anak
Berikan makanan pada anak sesuai porsinya jangan terlalu banyak dan jangan terlalu sedikit. Jumlah yang biasanya dimakan oleh anak itulah porsinya.

#8 Tetap tenang
Jika anda terlihat stres dalam memberinya makan, maka mereka mungkin menolak semua makanan yang anda berikan. Maka untuk itu dinginkan lah kepala anda baru kemudian berilah kembali anak anda makan.

#9 Makan bersama
Makan bersama memberikan efek yang baik untuk sebuah keluarga, karena anak-anak cenderung dapat belajar dengan contoh dari apa yang mereka lihat. Mereka melihat bagaimana cara anda makan dan mengikutinya. Jika anda tidak sedang ingin makan bersama mereka maka duduklah dengannya. Berikan antusias anda dengan menyuapinya.

#10 Konsisten
Jangan membuat aturan makan dan kemudian anda menyerah untuk melakukannya sendiri. Jika anda katakan harus makan lima sendok lebih maka jangan bersikeras kepada anak hanya makan satu sendok saja. Hal ini menunjukkan kepada anak bahwa anda tidak konsisten.

#11 Jadilah kreatif
Buatlah jenis makanan tertenu dengan bentuk yang lucu dan bermacam-macam sehingga anak-anak menjadi tertarik dan tak pernah bosan. Dapat pula kita membuat donat dengan berbahan dasar wortel dan sayuran.

#12 Selamat bersenang-senang
Ajak anak anda makan dengan pengalaman yang menyenangkan. Anda dapat bercerita kepada anak ketika sedang memberikannya makan sehingga anak tidak sadar kalau sedang di suapi. Gunakan piring yang cerah, menarik.

#13 Pujilah dia
Jika mereka makan dengan baik, pujilah mereka. Jika mereka merasa yakin dan tahu bahwa Anda senang dengan mereka, mereka akan lebih mungkin untuk melakukannya lagi.

#14 Tekun
Anda mungkin merasa seperti kesulitan, tapi tetap harus anda jalani dengan sabar. Setelah beberapa minggu, Anda akan melihat perbedaannya yaitu anak menjadi lebih sehat bahkan berat badannya naik.

Demikianlah beberapa tips mengatasi anak susah makan, semoga bermanfaat.

Sumber : Aladokter.com

Tips Mengobati Flu untuk Ibu Hamil

Tips Mengobati Flu untuk Ibu Hamil

Ilustrasi Aladokter.com
Semuanya menjadi berubah ketika hamil. Segala sesuatu yang ibu lakukan akan mempengaruhi kesehatan ibu dan janin yang dikandung. Prinsip inilah yang membuat penanganan flu menjadi berbeda dengan orang dewasa pada umumnya, termasuk pemilihan obat flu untuk ibu hamil.

Sebelum hamil, mungkin bunda biasa mengkonsumsi obat flu yang banyak dijual di pasaran, diantaranya yang mengandung dekongestan untuk meredakan hidung tersumbat, antihistamin yang mengatasi rasa gatal di hidung atau pun tenggorokan. Saat sekarang sedang hamil, maka bunda harus berfikir, amankah obat flu yang biasanya itu untuk ibu hamil? apa efeknya terhadap janin?

Untungnya, tidak semua obat dilarang pada ibu hamil, masih banyak obat dapat dipilih saat hamil, sehingga mengobati flu atau pilek selama kehamilan tidak serumit yang bunda bayangkan.

Tahukah Anda bahwa wanita hamil lebih berisiko untuk tertular flu, dan memiliki risiko lebih tinggi mengalami komplikasi dibandingkan dengan dengan wanita yang tidak hamil. Komplikasi flu dapat berupa pneumonia, bronkitis, atau infeksi sinus. Mendapatkan vaksinasi flu sebelumnya dapat mengurangi risiko infeksi dan komplikasi.

Prinsip pengobatan agar efektif adalah kita mengetahui penyebab dan gejala penyakit. Flu disebabkan oleh virus, biasanya virus flu bisa mati ketika berhadapan dengan daya tahan tubuh kita secara alami, maka kita lakukan upaya untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Gejala fluyang sering muncul berupa demam, bersin-bersin, batuk, sakit tenggorokan, sakit kepala, dan pegal-pegal.

Cara Aman Mengobati Flu  untuk Ibu Hamil
Perawatan sederhana untuk meningkatkan daya tahan tubuh yang dapat bunda terapkan guna mengatasi flu ketika hamil meliputi:
  • Banyak istirahat
  • Minum banyak cairan
  • Berkumur dengan air garam hangat untuk mengatasi sakit tenggorokan atau batuk

Pengobatan Alami Flu pada Ibu hamil untuk mengatasi beberapa gejala:
  • Tetes hidung yang terbuat dari air bercampur garam, berguna untuk melegakan hidung tersumbat, mengencerkan lendir hidung dan menenangkan jaringan hidung meradang.
  • Menghirup uap air hangat, berguna untuk melonggarkan saluran nafas. Salah satu caranya dengan mandi air hangat.
  • Sup ayam membantu meredakan peradangan pada tenggorokan
  • Minum madu dicampur lemon dapat membantu meringankan sakit tenggorokan dan meningkatkan daya tahan tubuh.
  • Tidur dengan kepala lebih tinggi, mengurangi sesak dan melonggarkan saluran nafas.

Bagaimana dengan Obat Flu? Bolehkah untuk ibu hamil?
Menurut University of Michigan Health System hal yang terbaik adalah menghindari semua jenis obat flu dalam 12 minggu pertama kehamilan. Itu saat yang kritis bagi perkembangan organ vital bayi. Banyak dokter juga menyarankan hati-hati menggunakan obat flu setelah 28 minggu kehamilan. Berbicaralah dengan dokter sebelum mengambil obat apa pun jika Anda sedang hamil, atau berencana untuk hamil.

Beberapa jenis obat flu untuk ibu hamil yang dianggap aman setelah 12 minggu kehamilan, termasuk:
  • Dextromethorphan obat batuk kering.
  • Vicks sirup obat batuk biasa.
  • Vicks vaporub atau yang sejenis untuk digosok pada dada, kening, dan bawah hidung.
  • Parasetamol untuk menurunkan demam, sakitn kepala, dan nyeri.
  • Ekspektoran siang hari.
  • Antasida atau obat serupa untuk mengatasi mual, sakit perut uluhati dan kembung.

Ibu hamil harus menghindari penggunaan obat flu yang berisi obat kombinasi, obat ini sering ada di pasaran dengan nama obat flu, obat cold dan flu, obat batuk pilek, dan sebagainya. Sebaliknya, gunakanlah obat tunggal untuk mengatasi gejala yang Anda alami saja seperti contoh di atas.

Selama kehamilan, bunda juga harus menghindari obat berikut ini kecuali direkomendasikan oleh dokter.
  • Ibuprofen (obat nyeri, demam, sakit kepala)
  • Kodein (obat batuk)
  • Bactrim (antibiotik)
  • Naproxen (Obat antinyeri)
  • Aspirin

Kapan Harus ke Dokter?
Meskipun sebagian besar pilek tidak menimbulkan masalah bagi bayi yang belum lahir, flu bisa menimbulkan gejala serius. Komplikasi flu dapat meningkatkan risiko bayi lahir prematur dan cacat lahir.

Oleh karena itu, dapatkan bantuan medis segera jika Anda mengalami gejala berikut:
  • Pusing
  • Kesulitan bernapas
  • Nyeri dada / tekanan
  • Pendarahan dari jalan lahir
  • Kebingungan
  • Muntah parah
  • Demam tinggi yang tidak turun setelah minum parasetamol
  • Gerakan janin berkurang

Mencegah Lebih Baik daripada Mengobati…

Bagaimana agar tidak mudah tertular flu? berikut hal-hal yang dapat dilakukan:
  • Sering mencuci tangan
  • Tidur yang cukup
  • Makan makanan yang sehat
  • Menghindari kontak dekat dengan keluarga atau teman yang sakit
  • Berolahraga secara teratur
  • Mengurangi stres

Ingat, ibu hamil tidak boleh sembarangan minum obat, termasuk obat flu yang bahkan banyak dijual bebas tanpa resep dokter.

Sumber : Aladokter.com

Kamis, 25 Februari 2016

Benjolan Dan Tumor Payudara Belum Tentu Kanker

Benjolan Dan Tumor Payudara Belum Tentu Kanker

Gambar by Alodokter.com
Jangan takut apabila Anda menemukan benjolan di sekitar payudara. Benjolan payudara tidak semua menandakan kanker. Pada beberapa kasus, benjolan ini adalah kondisi atau tumor payudara nonkanker yang umumnya tidak berbahaya.

Tumor jinak pada payudara umumnya membentuk benjolan pada payudara. Kondisi ini terjadi ketika ada sel-sel payudara yang berkembang secara tidak normal dan cepat. Namun tidak semua benjolan payudara adalah tumor atau kanker. Ada beberapa penyebab benjolan pada payudara yang jauh lebih umum daripada tumor dan kanker.

Benjolan payudara bisa memiliki karakter seperti berikut:
  • Kista payudara berisi cairan.
  • Benjolan menyebabkan nyeri.
  • Jika berukuran besar, benjolanpayudara dapat mengubah bentuk dan ukuran payudara.
  • Jika berkembang pada jaringan dalam saluran susu, maka dapat menyebabkan munculnya cairan dari puting.

Jenis dan Penyebab Benjolan
Secara umum benjolan payudara dapat disebabkan beberapa hal sebagai berikut:

Fibroadenoma
Merupakan tumor jinak pada payudara yang paling umum terjadi. Fibroadenoma umumnya memilliki ciri-ciri di antaranya, tidak terasa nyeri, dan jika diraba terasa padat, bulat, sekaligus kenyal dan dapat bergeser.

Tumor jinak paling sering dialami wanita usia 20 – 30 tahun. Fibroadenoma terjadi ketika tubuh membentuk jaringan kelenjar susu berlebihan. Fibroadenoma umumnya dapat hilang dengan sendirinya, tapi terkadang dapat juga tinggal dan membesar, terutama saat hamil. Penyebab fibroadenoma umumnya tidak diketahui dengan pasti. Namun,  karena kondisi ini banyak dialami wanita menopause dan pasca-menopause yang menjalani terapi penggantian hormon, maka diduga fibroadenoma akibat perubahan kadar hormon estrogen. Fibroadenoma yang tidak kunjung hilang umumnya ditangani dengan operasi.

Perubahan fibrosistik/ fibroadenosis
Perubahan fibrosistik adalah perubahan payudara akibat perubahan hormon selama siklus menstruasi bulanan. Kondisi ini menjadi penyebab umum tumor jinak pada wanita usia 35 – 50 tahun. Wanita yang mengalami perubahan fibrosistik umumnya mengalami:
  • Memiliki benjolan pada satu atau kedua payudara. Benjolan ini bertambah besar dan mengeras sebelum masa menstruasi.
  • Benjolan yang dirasakan dapat terasa keras ataupun lunak dan dapat terdiri dari satu atau beberapa benjolan.
  • Terkadang keluar cairan dari puting.
  • Nyeri pada payudara.
  • Perubahan ukuran payudara.

Gejala-gejala di atas dapat berbeda pada setiap wanita.  Oleh karena lansia tidak lagi mengalami menstruasi, maka kondisi ini umumnya tidak dialami setelah wanita berusia 50 tahun ke atas. Fibrosistik tidak memerlukan penanganan khusus. Namun dokter biasanya akan memberikan resep untuk membantu meredakan nyeri saat datang bulan. Benjolan dan rasa sakit yang disebabkan oleh fibrosistik umumnya akan reda setelah menstruasi.

Kista sederhana
Merupakan benjolan berisi cairan yang biasanya terbentuk pada satu atau kedua payudara dengan jumlah dan ukuran yang berbeda. Ukuran dan lunak atau kerasnya berubah sesuai siklus menstruasi. Kondisi ini tidak memerlukan operasi dan dapat ditangani dengan prosedur jarum aspirasi halus. Jarum digunakan untuk menyerap beberapa sel keluar dari benjolan payudara. Jika benjolan ini adalah kista, maka akan mengempis setelah cairan dikeluarkan. Kondisi yang paling sering dialami wanita 30-60 tahun ini umumnya tidak mendatangkan gejala lain. Hormon diduga menjadi penyebab timbulnya kista payudara ini.

Papiloma intraduktal
Kondisi yang umumnya terjadi pada wanita berusia 45-50 tahun ini berbentuk seperti benjolan kecil menyerupai kutil pada dinding saluran susu dekat puting. Pada beberapa kasus papiloma intraduktal dapat menyebabkan perdarahan dari puting. Papiloma intraduktal dapat ditangani dengan operasi.

Lemak nekrosis traumatik
Lemak pada payudara membentuk benjolan yang umumnya berbentuk bulat, padat, kencang, tapi tidak terasa nyeri. Kondisi ini terjadi akibatcedera pada payudara. Umumnya kondisi ini tidak memerlukan penanganan khusus.

Kapan Perlu ke Dokter?
Kendati setiap benjolan pada payudara bukan menandakan kanker, namun Anda disarankanmemeriksakan diri ke dokter. Anda mungkin tidak akan tahu apakah benjolan pada payudara Anda bersifat kanker atau tidak sebelum diperiksa atau diuji secara medis. Berikut ini gejala-gejala yang perlu diwaspadai terkait kanker payudara:
Terdapat benjolan atau penebalan pada payudara atau di dekat payudara seperti di ketiak yang tetap terasa setelah masa haid selesai. Benjolan tidak bisa bergeser ke kanan kiri ketika disentuh.
  • Terdapat area yang jelas terasa atau terlihat berbeda pada salah satu atau kedua bagian payudara.
  • Terjadi perubahan pada bentuk, ukuran, dan kontur payudara.
  • Terjadi perubahan pada kulit payudara atau pada puting, seperti kemerahan, cekung, berkerut, tanda-tanda peradangan, atau bersisik.
  • Keluar cairan bening atau berdarah dari payudara.
  • Payudara atau ketiak terasa nyeri terus menerus.
Sebagai tindak lanjut pemeriksaan payudara secara mandiri, Anda bisa menggunakan mamogram yakni tes di rumah sakit untuk mendeteksi penyebab benjolan.  Lebih lanjut, bisa juga dengan cara biopsi untuk mengetahui apakah benjolan pada payudara bersifat jinak atau merupakan kanker. Pada biopsi, sebagian atau seluruh bagian benjolan diangkat untuk lebih lanjut diperiksa. Penanganan kemudian disesuaikan dengan penyebab dan kondisi kesehatan pasien.

Sumber : Alodokter.com

Puting Payudara Gatal, Mungkin Ini Sebabnya

Puting Payudara Gatal, Mungkin Ini Sebabnya

Gambar by Alodokter.com
Bagi para wanita, mungkin Anda pernah tiba-tiba merasa puting payudara terasa gatal. Rasa gatal bisa bersifat ringan dan parah.

Karena rasa gatal yang muncul berbeda keparahannya, intensitas keinginan untuk menggaruk pun bisa datang sesekali atau terus-menerus. Rasa gatal pada puting payudara ini disebabkan oleh beberapa faktor, bisa karena akibat kulit kering atau yang paling parah akibat kanker.

Meski sangat ingin menggaruk, sebaiknya Anda berhati-hati. Pasalnya, garukan yang terlalu sering tersebut bisa merusak kulit. Kulit di sekitar area payudara dapat memerah, pecah-pecah, menebal atau membengkak.

Beberapa penyebab lain gatal pada puting payudara adalah:
  • Eksim. Kondisi ini berupa kulit kering, gatal, bersisik, merah, sampai pecah-pecah, perdarahan dan pengerasan kulit. Eksim sering diperparah oleh bakteri bernamastaphylococcus aureus. Kondisi ini biasanya berlangsung kronis atau jangka panjang.
  • Kehamilan. Payudara biasanya akan membesar saat masa kehamilan. Peregangan ini dapat memicu gatal-gatal disertai kulit megelupas.
  • Menyusui. Permasalahan umum yang kerap menimpa ibu menyusui adalah mastitis (infeksi pada jaringan payudara) karena kemungkinan ibu menyusui mengalami penyumbatan air susu atau terekspos bakteri. Dua hal tersebut bisa memicu mastitis. Infeksi pada jaringan payudara ini bisa membuat puting gatal, bengkak, merah disertai nyeri atau sensasi terbakar saat menyusui.
  • Olahraga. Jika Anda rutin berlari, bisa jadi rasa gatal disebabkan oleh gesekan antara puting payudara dengan pakaian. Bila dibiarkan akan terjadi iritasi, luka, hingga puting pecah-pecah dan berdarah.
  • Kanker payudara. Jenis kanker payudara yang meninggalkan rasa gatal pada puting yaitu paget’s disease. Ini merupakan jenis kanker payudara  yang jarang terjadi. Selain gatal, gejala yang ditimbulkan di antaranya adalah kemerahan, benjolan pada payudara, puting menjadi rata, keluar cairan dari puting, serta perubahan kulit puting atau payudara.
  • Rasa gatal pada puting payudara dapat diperparah jika area tersebut bersentuhan dengan parfum, sabun, serta baju yang terbuat dari wool dan serat buatan.

Cara Mengatasi Gatal Puting Payudara
Cara mengatasi gatal pada puting payudara tergantung dari penyebabnya. Jika Anda mengalami eksim, disarankan untuk menjaga kelembapan alami kulit dengan mengurangi kontak dengan air dan penggunaan sabun. Untuk pengobatannya, kondisi ini biasanya diatasi dengan salep yang mengandung emolien dan steroid.

Bagi yang hobi olahraga lari, Anda bisa memakai krim yang dapat melindungi puting dari gesekan seperti petroleum jelly. Atau bisa juga menempelkan plester medis pada puting.
Sedangkan bagi ibu hamil dan menyusui, Anda bisa mengenakan bra yang terbuat dari katun sehingga aliran udara pada payudara lancar serta hindari pemakaian sabun. Cara lain bisa juga dengan mengolesi puting dengan parafin putih lunak atau lanolin murni juga bisa dilakukan guna mengobati pecah-pecah dan perdarahan pada area itu.

Untuk penanganan lebih lanjut, dianjurkan konsultasi ke dokter demi terhindar dari pemakaian zat-zat yang dapat membahayakan bayi Anda. Begitu pula dengan gatal pada puting payudara yang disebabkan oleh kanker.

Segera kunjungi dokter jika gatal pada puting payudara Anda tidak kunjung membaik. Terlebih apabila kondisinya kian memburuk seperti menimbulkan rasa nyeri yang parah, puting terbalik (masuk ke dalam), keluar darah atau cairan berwarna kuning atau cokelat, dan perubahan kulit menyerupai kulit jeruk.

Sumber : Alodokter.com

Lindungi Dirimu Sendiri, Waspadai Gejala Awal Kanker Payudara

Lindungi Dirimu Sendiri, Waspadai Gejala Awal Kanker Payudara

Gambar by alodokter.com
Sebenarnya pada tahap awal, kanker payudara pada umumnya tidak mendatangkan gejala apa pun. Oleh karenanya, penting untuk melakukan deteksi dini kanker payudara, termasuk melakukan SADARI (Periksa Payudara Sendiri) dan pemeriksaan payudara di fasilitas kesehatan secara rutin.

Seperti kanker pada umumnya, kanker payudara adalah penyakit yang sulit dideteksi pada masa awal. Gejala umumnya baru terasa saat sel kanker sudah mulai berkembang dan terasa. Maka dari itu, di samping mewaspadai adanya ketidaknormalan yang mungkin terjadi, pemeriksaan payudara secara berkala dibutuhkan agar gejala awal kanker payudara dapat segera terdeteksi.

Berikut panduan mengenai ciri-ciri yang dapat menjadi gejala awal kanker payudara:
  • Adanya benjolan pada payudara atau ketiak yang tidak hilang setelah masa menstruasi. Lebih jauh, sebenarnya ada banyak penyebab adanya benjolan pada payudara. Benjolan yang merupakan kanker cenderung akan terasa keras, tidak terasa sakit, dan dengan pinggiran yang tidak rata. Namun ada juga benjolan kanker yang terasa nyeri, lunak, dan dengan pinggiran yang rata. Inilah yang menjadi sebab mengapa setelah merasakan adanya benjolan pada payudara, penting untuk segera memeriksakannya ke dokter untuk mendeteksi semua kemungkinan sejak dini.
  • Selain itu, walaupun mungkin belum terasa saat diraba, tapi benjolan ini dapat terdeteksi jauh-jauh hari melalui mammogram. Maka dari itu, pemeriksaan secara berkala menggunakan mammogram memberikan lebih banyak kesempatan bagi para pengidap untuk dapat mendeteksi gejala awal kanker payudara bahkan sebelum terasa.
  • Perubahan pada puting, seperti puting yang melesak, terasa perih, mengeluarkan cairan, ataupun terasa gatal.
  • Payudara terasa nyeri terus menerus. Meski demikian, payudara yang sakit dapat juga disebabkan oleh hal-hal lain, seperti penggunaan pil kontrasepsi, program kesuburan, penggunaan bra yang tidak sesuai, kista, ataupun stres. Untuk memastikan penyebab, ada baiknya segera periksakan diri ke dokter.
  • Ada cekungan pada payudara.
  • Terdapat ruam bersisik pada puting. Kondisi ini merupakan gejala penyakit Paget’s, yang dapat terkait dengan adanya kanker payudara.
  • Payudara berubah dalam hal ukuran, permukaan, tekstur, ataupun suhu. Permukaan kulit payudara yang berlubang-lubang kecil, seperti kulit jeruk dan berwarna kemerahan adalah tanda kanker payudara tahap lanjut.
  • Muncul cairan dari puting yang berwarna, jernih, ataupun berdarah. Selain karena sel kanker, cairan payudara juga dapat terjadi karena infeksi.
  • Adanya permukaan payudara yang tampak berbeda dengan area keseluruhan.
  • Adanya ruam pada atau di sekitar puting.

Ada kalanya sel kanker tidak muncul sebagai benjolan yang besar pada payudara, tapi sudah menyebar melalui kelenjar getah bening ke tulang leher ataupun ketiak dan menyebabkan benjolan pada area tersebut. Oleh sebab itu, meski pada wanita 90 persen benjolan pada payudara bersifat bukan kanker, tapi untuk memastikannya, lebih baik segera periksakan diri ke dokter. Selain itu, tidak hanya pada wanita, meski tidak umum,kanker payudara juga dapat terjadi pada pria dengan gejala awal kurang lebih serupa.

Saat memeriksakan ciri-ciri yang Anda rasakan atau duga sebagai gejala awal kanker payudara ke dokter, pertama-tama dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dengan memeriksa permukaan payudara, puting, dan ketiak. Dokter juga akan menanyakan hal-hal umum, seperti apakah sudah memiliki anak dan menyusui, obat-obatan yang pernah atau sedang dikonsumsi, serta gaya hidup.

Oleh karena sebagian kanker payudara terkait dengan genetik, maka dokter kemungkinan besar akan menanyakan riwayat kesehatan anggota keluarga. Pemeriksaan dengan mammogram umumnya digunakan untuk menemukan dan mendeteksi apakah benjolan pada payudara bersifat jinak atau ganas. Ultrasound, MRI, ataupun biopsi dapat juga digunakan untuk mengonfirmasi hasil.

Pada akhirnya, mengalami salah satu atau beberapa gejala di atas bukan berarti Anda dinyatakan mengalami kanker payudara, tetapi tidak ada salahnya untuk mengantisipasi segala kemungkinan sedini mungkin demi mendapatkan penanganan yang tepat. Sebagai pemeriksaan awal di rumah, Anda bisa memeriksa payudara sendiri dengan menggunakan tangan untuk mendeteksi adanya benjolan yang tidak biasa.

Sumber : Alodokter.com

Kamis, 11 Februari 2016

Penyebab, Gejala, Dan Pengobatan HIV

Penyebab, Gejala, Dan Pengobatan HIV

Doktersehat.com
Seseorang yang menderita HIV tidak selalu berarti bahwa juga menderita AIDS. Perlu bertahun-tahun untuk orang dengan virus HIV untuk berkembanng AIDS. HIV dan AIDS tidak bisa disembuhkan. Namun, dengan obat yang tersedia saat ini (obat antiretroviral), sangat mungkin untuk seseorang yang mengidap HIV memiliki hidup normal dengan kualitas hidup optimal.

Penyakit ini pertama kali timbul di Afrika, Haiti, dan Amerika Serikat pada tahun 1978. Pada tahun 1979 Amerika Serikat melaporkan kasus-kasus infeksi yang jarang terjadi. Namun, pada saat itu para ilmuwan belum paham bahwa infeksi-infeksi langka itu didasari oleh suatu penyakit yang disebut AIDS.

Menurut Ditjen PPM dan PL Depkes RI Statistik kasus HIV/AIDS di Indonesia secara kumulatif sejak 1987 sampai 2010 berjumlah 20.564 orang dengan data orang meninggal dunia sebesar 3.936 orang.

Penyebab
Human immunodeficiency virus, atau HIV, adalah virus yang merupakan jenis retrovirus yang menyebabkan sindrom defisiensi imun yang didapat (AIDS). Virus melemahkan kemampuan seseorang untuk melawan infeksi dan kanker. Ada 2 tipe virus HIV yaitu HIV-1 dan HIV-2. HIV-1 lebih ganas daripada HIV-2. Masing-masing strain menyerang di daerah geografis yang berbeda namun gejala yang ditampilkan memang sama.  Orang dengan HIV yang dikatakan memiliki AIDS ketika mereka terdapat infeksi atau kanker tertentu atau ketika jumlah CD4 (sel T) dalam tubuh kurang dari 200. Jumlah CD4 ditentukan oleh tes darah di laboratorium.

Apa itu AIDS?
AIDS adalah tahap yang lebih maju dari infeksi HIV. Ketika sel-sel CD4 yang merupakan bagian daris sistem kekebalan tubuh turun ke tingkat yang sangat rendah sehingga kemampuan seseorang untuk melawan infeksi hilang. Ada beberapa kondisi yang terjadi pada orang dengan infeksi HIV dengan gejala adanya kegagalan sistem kekebalan tubuh – yang disebut penyakit AIDS.

Siapa yang Harus Diuji untuk HIV?
Baru-baru ini, CDC berubah rekomendasi pengujian. Semua orang dewasa harus diskrining setidaknya sekali. Orang yang dianggap berisiko tinggi (pengguna narkoba jarum suntik, pasangan seks lebih dari 1, misalnya) harus diuji lebih sering. Semua wanita hamil harus diuji. Siapapun yang telah terpapar jarum suntik atau paparan darah yang signifikan dari orang diketahui memiliki HIV atau dari sumber yang tidak dikenal harus diuji juga.

Pada HIV ada yang disebut dengan “window period” atau periode jendela, yaitu ketika seseorang baru terinfeksi HIV, sebenarnya HIV sudah ada dalam dirinya, namun ketika dites laboratorium, darahnya memberikan hasil HIV yang negatif. Mengapa hal ini bisa terjadi? Karena virus belum cukup kuat dan besar jumlahnya untuk menampakkan dirinya sebagai HIV positif. Justru hal ini yang berbahaya, dan bila seseorang tersebut memang berisiko, disarankan sebaiknya memeriksakan lagi status HIVnya 6 bulan selanjutnya sambil menunggu periode jendela selesai.

Cara penularan
Penularan HIV/AIDS mampu secara kontak seksual (hubungan seks anal, oral/mulut, dan hubungan seks normal) maupun secara nonseksual (seperti transmisi antar jarum suntik pada narkoba, donor darah dari pendonor yang HIV, dari plasenta ibu ke bayinya, dari ASI, air liur, air mata).

Cara penularan yang tidak benar adalah melalui air keringat, bersentuhan kulit dengan kulit seperti berjabat tangan, berpelukan. Hal ini tidak akan menularkan HIV/AIDS.

Gejala
Beberapa orang mendapatkan gejala seperti flu dalam waktu satu bulan setelah terinfeksi. Gejala ini biasanya hilang dalam seminggu sampai satu bulan. Seseorang dapat memiliki HIV selama bertahun-tahun sebelum merasa sakit dan tampak seperti orang sehat pada umumnya.
Selama penyakit berlangsung, orang bisa mengalami infeksi jamur di lidah (thrush), dan pada perempuan bisa dengan mudah terkena infeksi jamur vagina berat atau penyakit radang panggul. Herpes zoster sering terlihat sejak awal, sering sebelum seseorang didiagnosis dengan HIV.

Tanda-tanda bahwa HIV berubah menjadi AIDS meliputi:

  • Demam yang tidak kunjung sembuh
  • Keringat malam
  • Merasa lelah sepanjang waktu (bukan dari stres atau kurang tidur)
  • Merasa sakit sepanjang waktu
  • Kehilangan berat badan drastis
  • Pembengkakan kelenjar getah bening (terdapat benjolan bulat leher, pangkal paha, atau ketiak)
  • Sariawan yang tidak kunjung sembuh

Infeksi khas yang jarang terjadi pada orang sehat namun dapat terjadi pada orang AIDS:

  • Sarkoma Kaposi, tumor kulit yang terlihat seperti bercak gelap atau ungu pada kulit atau di dalam mulut
  • Perubahan mental dan sakit kepala yang disebabkan oleh infeksi jamur atau tumor di otak dan sumsum tulang belakang
  • Sesak napas dan kesulitan bernapas karena infeksi paru-paru
  • Singkat akal
  • Gizi buruk
  • Diare kronis

Penegakan Diagnosis
Jika seseorang dengan infeksi HIV memiliki jumlah CD4 yang turun di bawah 200 – atau jika infeksi tertentu muncul (penyakit terdefinisi AIDS) – orang yang dianggap memiliki AIDS.

Pengobatan & Perawatan
Memang, HIV/AIDS belum ada obatnya yang membasmi HIV. Namun, dengan obat yang ada, maka penyebaran dan pertumbuhan HIV dalam tubuh dapat ditekan dan diperlambat.  Namanya adalah obat anti-retroviral. Tanpa pengobatan, hampir semua orang dengan HIV akan jatuh ke dalam kondisi AIDS. Ketika seeseorang menemukan bahwa dirinya mengidap HIV, kemungkinan orang tersebut tidak mulai memutuskan untuk mengkonsumsi obat segera. Keputusan untuk memulai antiretroviral dilihat riwayat medis masa lalu seseorang, lamanya waktu mereka telah terinfeksi HIV, jumlah sel-T CD4, dan kondisi kesehatan saat ini, serta komitmen untuk mematuhi prosedur meminum obat.

Kepatuhan pasien sangatlah penting mengingat ARV ini diminum seumur hidup dan sekalinya tidak patuh, maka ditakutkan akan timbul suatu reaksi resistensi atau kebalnya virus terhadap obat ARV sementara untuk menemukan obat ini membutuhkan penelitian bertahun-tahun lamanya.

Saat ini para ilmuwan juga tengah meneliti dan  mengembangkan vaksin HIV. Dua jenis utama dari vaksin HIV yang saat ini sedang diteliti adalah vaksin untuk pencegahan dan terapi.
Dengan mengkonsumsi ARV, seorang ibu yang HIV yang sedang hamil tidak akan menularkan HIV ini kepada bayi yang dikandungnya. Namun, sebaiknya, seseorang yang mengidap HIV perlu berkonsultasi khusus kepada dokter untuk merencanakan persalinan sampai dengan metode yang tepat untuk melahirkan dan memberikan ASI. (dr. Ursula Penny)

Sumber : Doktersehat.com

Jumat, 05 Februari 2016

Hindari 4 Kebiasaan Ini Agar Ginjal Anda Sehat

Hindari 4 Kebiasaan Ini Agar Ginjal Anda Sehat

Tanamanobat.net

Ginjal merupakan organ tubuh yang punya fungsi untuk melakukan detoksifikasi darah dan untuk membantu tubuh dalam proses menyaring produk limbah lewat urin. Selain itu, fungsi lain dari ginjal ialah untuk membuang kelebihan air dari tubuh. Ginjal juga berfungsi untuk membantu dalam mempertahankan air saat tubuh memerlukan lebih banyak. Bila ginjal Anda bermasalah, maka beberapa hal penting di atas tak dapat berjalan dengan baik. Maka dari itu Anda harus menghindari kebiasaan yang bisa merusak fungsi ginjal, nah apa saja kebiasaan-kebiasaan buruk yang dapat merusak fungsi ginjal tersebut?, mari kita simak bersama yang berikut ini :

Hindari 4 Kebiasaan Ini Agar Ginjal Anda Sehat 
  • Mempertahankan atau menahan kandung kemih penuh untuk waktu yang cukup lama atau dengan kata lain menunda ingin buang air kecil merupakan salah satu alasan utama di balik terjadinya kerusakan ginjal. Ketika urine tetap berada dalam kandung kemih untuk jangka waktu yang cukup lama, akan menyebabkan bakteri berkembang biak di dalam urin untuk dapat berkembang biak. Yang mana, bakteri ini cukup berbahaya dan dapat menyebabkan infeksi saluran kemih ataupun infeksi ginjal. Selain itu pula, mempertahankan urin akan berakibat pada peningkatkan tekanan pada ginjal dan akan menyebabkan gagal ginjal dan juga inkontinensia.
  • National Kidney Foundation, mengemukakan bahwa orang dewasa yang sehat perlu minum minimal 10 hingga 12 gelas setiap hari cairan untuk menjaga ginjal agar tetap sehat dan tubuh terhidrasi dengan optimal. Tapi, perlu diingat bahwa minum dalam jumlah terlalu banyak air juga akan menjadikan keras pada ginjal Anda. Jadi, perhatikan jangan berlebihan.
  • Selalu mengkonsumsi terlalu banyak garam juga akan menyebabkan kerusakan besar untuk ginjal Anda dan beberapa masalah kesehatan lainnya. Ginjal memetabolisme 95% natrium yang dikonsumsi lewat makanan. Saat asupan garam yang tinggi, ginjal perlu bekerja ekstra keras untuk mengeluarkan kelebihan garam tersebut. Hal ini akan dapat memicu fungsi ginjal jadi menurun, dan akan menyebabkan retensi air dalam tubuh. Retensi air bisa menyebabkan kenaikan tekanan darah dan akan meningkatkan resiko terjadinya penyakit ginjal.
  • Pemakaian analgesik atau obat pereda nyeri juga bisa menyebabkan terjadinya kerusakan pada ginjal. Sebuah penelitian menyimpulkan bahwa analgesik akan mengurangi aliran darah ke ginjal dan dapat merusak fungsi ginjal. Selain itu juga, pemakaian secara jangka panjang analgesik akan menyebabkan gagal ginjal akut ataupun penyakit ginjal kronis yang dikenal pula dengan nefritis interstitial kronis.

Maka dari itu, menjaga fungsi ginjal agar supaya tetap berjalan dengan baik amat sangat penting. Tetaplah menjaga pola hidup sehat untuk menghindarkan Anda dari resiko penyakit gagal ginjal.

sumber: tanamanobat.net
 
Copyright © 2014 newblogws3